Direview oleh Ignatius Pambudi, Beverages Specialist VOYA
Cloud Macchiato & Cloud Foam menjadi tren minuman yang menarik perhatian industri kopi dan cafe karena menawarkan kombinasi tekstur lembut, tampilan berlapis, dan pengalaman minum yang berbeda. Tidak lagi terbatas pada cappuccino panas, foam kini hadir sebagai topping untuk cold brew, matcha, taro, hojicha, hingga fruit tea. Perkembangan ini membuka peluang bagi pemilik cafe untuk menciptakan menu yang lebih variatif dan memiliki daya tarik visual.
Bagi pelaku usaha, tren cloud foam coffee bukan hanya tentang tampilan minuman yang menarik untuk media sosial. Tekstur foam yang khas juga dapat menjadi pembeda produk, memperkuat positioning menu premium, dan memberikan pengalaman rasa yang lebih beragam kepada pelanggan.
Melalui artikel ini, tim VOYA membahas pengertian Cloud Macchiato dan Cloud Foam, perbedaan foam dengan topping lainnya, cara membuat cloud foam, serta 6 inspirasi menu yang dapat dikembangkan menggunakan VOYA Macchiato Powder.
Cloud Macchiato mulai dikenal luas setelah Starbucks meluncurkannya pada Maret 2019. Peluncuran tersebut bertepatan dengan kolaborasi bersama Ariana Grande dan menjadikan minuman ini salah satu menu yang banyak diperbincangkan pada masanya. Daya tarik utamanya terletak pada cloud foam, yaitu busa tebal, ringan, dan menyerupai meringue yang disajikan di atas minuman kopi dingin.
Konsep ini memiliki kemiripan dengan leche merengada, minuman susu dengan karakter meringue yang dikenal di Spanyol. Pada versi Starbucks, kombinasi putih telur bubuk (egg white powder) dan susu digunakan untuk menghasilkan foam yang lebih tebal, ringan, dan stabil dibandingkan cold foam biasa.
Secara umum, Cloud Macchiato memadukan beberapa komponen berikut:
Perpaduan kopi, sirup, dan foam menghasilkan tampilan berlapis dengan kontras warna yang menarik. Saat diminum, pelanggan dapat merasakan perubahan karakter rasa dari foam yang lembut hingga cita rasa kopi yang lebih kuat. Kombinasi inilah yang membuat Cloud Macchiato menarik untuk dikembangkan sebagai menu andalan cafe.
Cloud foam, cold foam, dan whipped cream sama-sama digunakan sebagai elemen tambahan pada minuman. Namun, ketiganya memiliki perbedaan dari segi bahan, tekstur, stabilitas, dan aplikasi. Memahami perbedaan tersebut membantu barista menentukan topping yang paling sesuai dengan karakter minuman.
| Aspek | Cloud Foam | Cold Foam | Whipped Cream |
|---|---|---|---|
| Bahan utama | Campuran dengan bahan pembentuk foam, seperti protein susu | Susu dingin yang diaerasi | Krim dengan kandungan lemak tinggi |
| Tekstur | Tebal, ringan, menyerupai meringue | Ringan, halus, cenderung lebih cair | Padat, lembut, dan creamy |
| Stabilitas | Dapat dirancang untuk mempertahankan bentuk lebih lama | Relatif lebih cepat menyatu dengan minuman | Bergantung pada komposisi dan proses pengocokan |
| Karakter rasa | Creamy, cenderung manis dan lembut | Segar dengan rasa susu yang ringan | Kaya rasa dan berlemak |
| Tampilan | Mengembang seperti awan | Mengalir perlahan di atas minuman | Menyerupai krim dekorasi |
| Aplikasi | Cloud macchiato, matcha cloud, taro cloud | Cold brew, iced americano | Frappe dan hot chocolate |
| Cara membuat | Powder, susu, dan hand mixer atau frother | Susu dingin dan frother | Krim dan whisk atau mixer |
Perbedaan utama cloud foam terletak pada formulasi bahan pembentuk foam dan kemampuannya mempertahankan tekstur. Formulasi yang tepat dapat menghasilkan busa lebih tebal dengan tampilan menyerupai awan, sehingga cocok untuk minuman dingin berlapis.
Stabilitas aktual tetap bergantung pada komposisi bahan, suhu, rasio campuran, dan teknik pengocokan. Karena itu, pemilihan bahan serta prosedur pembuatan yang konsisten menjadi faktor penting ketika cloud foam disajikan dalam operasional cafe.
Popularitas cloud foam sejalan dengan perkembangan minuman dingin dan meningkatnya perhatian konsumen terhadap tampilan serta pengalaman minum. Bagi industri cafe di Indonesia, tren ini membuka peluang untuk menghadirkan inovasi menu tanpa harus selalu mengubah keseluruhan base minuman.
Di tengah persaingan cafe yang semakin beragam, pengembangan menu tidak hanya bergantung pada rasa. Tampilan, tekstur, dan pengalaman pelanggan juga berperan dalam membangun daya tarik produk.
Cloud foam menawarkan tiga potensi nilai tambah bagi bisnis cafe:
Dengan pendekatan yang tepat, foam bukan sekadar dekorasi, tetapi juga bagian dari karakter minuman yang dapat memperkuat identitas menu.
Konsumen Indonesia semakin familiar dengan minuman yang menggabungkan base berwarna, susu, dan topping bertekstur. Tren seperti matcha cloud, cheese tea, dan cheese coffee menunjukkan bagaimana foam dapat menjadi bagian penting dari pengalaman minum, bukan hanya elemen dekoratif.
Bagi pemilik cafe, perkembangan ini membuka peluang untuk mengadaptasi konsep foam beverage ke berbagai kategori minuman. Kopi, matcha, taro, dan teh dapat dikembangkan dengan topping yang berbeda untuk menciptakan variasi rasa sekaligus memperluas pilihan menu.
Membuat cloud foam dari bahan terpisah, seperti putih telur dan susu, membutuhkan formulasi, proses pengocokan, serta kontrol kualitas yang konsisten. Tantangan tersebut semakin terasa saat jam operasional ramai, ketika barista perlu menyiapkan beberapa minuman dalam waktu singkat.
VOYA menghadirkan VOYA Macchiato Powder sebagai pilihan praktis untuk membantu cafe menyiapkan foam dengan proses yang lebih sederhana. Dengan takaran yang terstandar dan penggunaan hand mixer atau frother, bubuk ini dapat membantu menyederhanakan persiapan topping untuk berbagai menu.
Untuk memulai, gunakan panduan takaran dasar 20 g powder dan 120 ml fresh milk per sajian, kemudian sesuaikan teknik pengocokan dengan peralatan dan tekstur yang ingin dicapai. Waktu persiapan sekitar 30–45 detik dapat dijadikan acuan awal dan perlu divalidasi sesuai peralatan serta kondisi operasional masing-masing cafe.
VOYA Macchiato Powder tersedia dalam dua varian, yaitu Macchiato Cream dan Macchiato Cheese, yang memiliki karakter rasa dan aplikasi berbeda.
Profil rasa: Sweet, Creamy, Vanilla, Smooth, Milky
VOYA Macchiato Cream cocok untuk cafe yang membutuhkan foam dengan karakter vanilla dan creamy yang lembut. Rasanya relatif fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai base minuman tanpa terlalu mendominasi cita rasa utama.
Varian ini dapat digunakan untuk mengembangkan cloud macchiato klasik, matcha cloud latte, taro cloud latte, hojicha cloud latte, dan berbagai kreasi minuman dingin lainnya.
Komposisi dan fungsi bahan:
Spesifikasi produk:
Untuk melihat detail produk dan mengeksplorasi penggunaannya dalam pengembangan menu, kunjungi VOYA Macchiato Cream.
Profil rasa: Creamy, Rich, Smooth, Milky, Cheesy
VOYA Macchiato Cheese menawarkan karakter foam yang lebih khas dengan perpaduan creamy, gurih, dan sentuhan rasa keju. Dengan kandungan cheese powder sebesar 20%, varian ini cocok untuk cafe yang ingin menghadirkan menu dengan cita rasa lebih kuat dan berbeda dari foam vanilla pada umumnya.
Terinspirasi dari perkembangan cheese tea dan cheese coffee, varian ini dapat digunakan untuk menciptakan kreasi minuman dengan perpaduan rasa manis, creamy, dan gurih yang seimbang.
Komposisi dan fungsi bahan:
Spesifikasi produk:
Untuk mengeksplorasi varian foam bercita rasa keju, lihat detail VOYA Macchiato Cheese.
Pemilihan antara Macchiato Cream dan Macchiato Cheese sebaiknya disesuaikan dengan karakter menu, target pelanggan, dan konsep cafe. Keduanya dapat digunakan untuk menciptakan minuman berlapis, tetapi menghasilkan pengalaman rasa yang berbeda.
| Aspek | Macchiato Cream | Macchiato Cheese |
|---|---|---|
| Karakter rasa | Vanilla, creamy, dan manis | Creamy, gurih, dengan rasa keju |
| Profil | Lembut dan fleksibel | Lebih kuat dan khas |
| Pasangan minuman | Coffee, matcha, taro, hojicha | Coffee, matcha, oolong tea |
| Target menu | Minuman creamy untuk berbagai segmen | Menu signature untuk pecinta cheese tea dan cheese coffee |
| Positioning | Cloud beverage klasik | Kreasi cloud beverage dengan karakter keju |
| Inspirasi menu | Cloud Macchiato, X Cloud Latte | Cheese Macchiato, X Cheese Cloud |
Rekomendasi untuk pengembangan menu: Mulailah dengan Macchiato Cream sebagai pilihan utama karena fleksibel untuk berbagai base minuman. Selanjutnya, tambahkan Macchiato Cheese sebagai menu signature atau edisi terbatas untuk menguji respons pelanggan terhadap profil rasa yang lebih gurih.
Strategi ini membantu cafemengembangkan variasi menu secara bertahap tanpa harus langsung memperluas terlalu banyak pilihan topping.
VOYA Macchiato Powder dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai foam beverage, tidak hanya berbasis kopi. Berikut enam inspirasi menu yang dapat dijadikan titik awal untuk proses uji coba, penyesuaian rasa, dan pengembangan menu di cafe.
Classic Cloud Macchiato merupakan pilihan untuk cafe yang ingin menghadirkan minuman kopi berlapis dengan karakter espresso, sirup, dan foam lembut. Kombinasi tersebut menghasilkan tampilan kontras sekaligus perpaduan rasa kopi dan vanilla atau caramel.
Bahan:
Cara membuat cloud foam dan meracik minuman:
Sesuaikan urutan penuangan dengan efek visual yang ingin dicapai. Untuk pengalaman rasa yang lebih menyatu, pelanggan dapat mengaduk minuman sebelum diminum.
Estimasi harga jual: Rp40.000–Rp65.000 per sajian.
Matcha Cloud Latte memadukan warna hijau matcha dengan foam putih yang lembut. Kontras tersebut membuat minuman menarik secara visual sekaligus menawarkan perpaduan rasa matcha yang khas dan tekstur creamy.
Bahan:
Cara membuat:
Hasilnya adalah minuman dengan karakter matcha yang tetap menonjol, dilengkapi lapisan creamy di bagian atas.
Estimasi harga jual: Rp42.000–Rp68.000 per sajian.
Untuk memahami perbedaan bahan dan formulasi matcha yang dapat digunakan dalam pengembangan menu, baca panduan Matcha Powder vs Matcha Latte Powder: Panduan untuk Cafe.
Taro Cloud Latte menawarkan perpaduan warna ungu dan putih yang menarik. Karakter taro yang lembut berpadu dengan foam creamy sehingga menghasilkan alternatif minuman non kopi untuk pelanggan yang menyukai rasa manis dan milky.
Bahan:
Cara membuat:
Menu ini dapat menjadi pilihan untuk memperluas kategori minuman creamy tanpa kopi.
Estimasi harga jual: Rp42.000–Rp68.000 per sajian.
Hojicha Cloud Latte memadukan karakter teh hijau Jepang yang dipanggang dengan foam creamy. Warna cokelat keemasan dari hojicha menghasilkan tampilan yang berbeda dari matcha maupun taro, sehingga cocok untuk cafe yang ingin menawarkan variasi minuman berbasis teh.
Bahan:
Cara membuat:
Perpaduan rasa teh panggang dan foam creamy memberikan alternatif bagi pelanggan yang ingin menikmati minuman berbasis teh dengan tekstur berbeda.
Estimasi harga jual: Rp42.000–Rp65.000 per sajian.
Cold Brew Cheese Cloud menggabungkan karakter kopi yang kaya dengan foam bercita rasa keju. Perpaduan rasa kopi dan gurih-creamy dari Macchiato Cheese dapat menjadi inspirasi menu signature untuk cafe yang ingin mengeksplorasi cheese coffee.
Bahan:
Cara membuat:
Minuman dapat disajikan tanpa diaduk agar pelanggan merasakan perbedaan karakter kopi dan cheese foam pada setiap tegukan.
Estimasi harga jual: Rp48.000–Rp70.000 per sajian.
Pistachio Cloud Macchiato menggabungkan tren rasa pistachio dengan tampilan cloud foam. Karakter sirup pistachio yang khas dapat dipadukan dengan espresso atau cold brew, sementara foam putih memberikan kontras visual pada minuman.
Bahan:
Cara membuat:
Kombinasi pistachio, kopi, dan foam creamy dapat dikembangkan sebagai menu musiman maupun pilihan signature dengan positioning premium.
Estimasi harga jual: Rp48.000–Rp72.000 per sajian.
Untuk mengeksplorasi penggunaan sirup pistachio pada menu minuman, baca Syrup Pistachio: Panduan untuk Barista dan Pemilik Cafe.
Agar proses produksi lebih konsisten, cafe dapat menggunakan satu formulasi dasar cloud foam untuk beberapa jenis minuman. Takaran berikut merupakan acuan awal yang dapat disesuaikan melalui uji coba resep, ukuran gelas, dan target biaya bahan baku.
| Menu | Base Minuman | Takaran Cloud Foam | Powder | Harga Jual |
|---|---|---|---|---|
| Classic Cloud Macchiato | Espresso 60 ml + sirup | 20 g powder + 120 ml susu | Macchiato Cream | Rp40.000–Rp65.000 |
| Matcha Cloud Latte | Matcha paste + susu | 20 g powder + 120 ml susu | Macchiato Cream | Rp42.000–Rp68.000 |
| Taro Cloud Latte | Taro paste + susu | 20 g powder + 120 ml susu | Macchiato Cream | Rp42.000–Rp68.000 |
| Hojicha Cloud Latte | Hojicha paste + susu | 20 g powder + 120 ml susu | Macchiato Cream | Rp42.000–Rp65.000 |
| Cold Brew Cheese Cloud | Cold brew 200 ml | 20 g powder + 120 ml susu | Macchiato Cheese | Rp48.000–Rp70.000 |
| Pistachio Cloud Macchiato | Sirup pistachio + espresso atau cold brew | 20 g powder + 120 ml susu | Macchiato Cream | Rp48.000–Rp72.000 |
Biaya cloud foam per sajian (20 g VOYA Macchiato Powder + 120 ml susu): Rp4.000–Rp7.000
Untuk menghasilkan cloud foam dengan tekstur lembut, tebal, dan konsisten, barista perlu memperhatikan suhu susu, takaran bahan, serta teknik pengocokan. Dengan VOYA Macchiato Cream atau VOYA Macchiato Cheese Powder, proses persiapan foam dapat dilakukan menggunakan peralatan sederhana yang umum tersedia di cafe.
Berikut cara membuat cloud foam untuk berbagai kreasi minuman, mulai dari Cloud Macchiato hingga matcha, taro, dan hojicha latte.
Peralatan dan bahan yang dibutuhkan:
Langkah-langkah membuat cloud foam:
Selain menggunakan bahan yang sesuai, konsistensi cloud foam juga dipengaruhi oleh alur kerja dan standar penyajian. Berikut beberapa tips untuk membantu barista menjaga kualitas minuman sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Persiapan bahan dapat direncanakan sesuai perkiraan jumlah pesanan. Sebagai contoh, kebutuhan awal untuk enam sajian adalah 120 g VOYA Macchiato Powder dan 720 ml fresh milk.
Namun, foam yang sudah dibuat sebaiknya tidak langsung disimpan dalam batch besar tanpa pengujian. Tentukan ukuran batch dan batas waktu penggunaan berdasarkan hasil uji stabilitas, prosedur keamanan pangan, serta kondisi penyimpanan dingin. Untuk menjaga tekstur dan kualitas, buat batch yang sesuai dengan kebutuhan aktual selama operasional.
Suhu mempengaruhi sensasi rasa dan tekstur foam saat dikonsumsi. Gunakan susu dingin untuk persiapan awal, lalu evaluasi hasilnya pada suhu penyajian yang benar-benar digunakan di cafe.
Jika ingin menetapkan suhu penyajian tertentu, lakukan uji coba terhadap tekstur, rasa, dan kestabilan foam. Hindari membiarkan campuran susu berada terlalu lama pada suhu ruang.
VOYA Macchiato Cheese dapat digunakan untuk menawarkan variasi topping dengan karakter rasa yang lebih gurih dan creamy. Alih-alih sekadar menambahkan topping, cafe dapat menjadikannya opsi peningkatan menu.
Contoh penawaran pada menu:
Harga tambahan sebaiknya ditentukan berdasarkan biaya bahan aktual, porsi, harga jual menu utama, dan daya beli target pelanggan.
Cloud foam dapat memperkuat tampilan minuman melalui perpaduan warna yang kontras, seperti:
Gunakan gelas transparan agar lapisan minuman terlihat jelas. Tampilan yang menarik juga dapat mendukung pembuatan konten foto dan video untuk media sosial cafe.
Cloud foam menghadirkan tekstur dan karakter rasa yang berbeda dari base minuman. Barista dapat menyarankan pelanggan untuk mencicipi foam terlebih dahulu, kemudian mengaduk minuman agar seluruh lapisan menyatu.
Pendekatan sederhana ini membantu pelanggan memahami karakter minuman sekaligus membuat pengalaman penyajian terasa lebih personal.
Takaran 20 g powder sebaiknya ditimbang, bukan diperkirakan menggunakan sendok. Perbedaan jumlah bahan dapat mempengaruhi rasa, tekstur, dan biaya per sajian.
Timbangan digital membantu barista mengikuti resep yang sama pada setiap pesanan, memudahkan pelatihan staf, dan mendukung perhitungan biaya bahan baku secara lebih akurat.
Selain menjadi komponen utama Cloud Macchiato atau Matcha Cloud Latte, cloud foam dapat ditawarkan sebagai tambahan pada minuman yang sudah tersedia di menu. Strategi ini memungkinkan cafe mengeksplorasi variasi produk tanpa harus selalu membuat resep dasar yang benar-benar baru.
Beberapa contoh konsep add-on yang dapat diuji:
Sebagai gambaran awal, referensi harga yang dapat diuji adalah:
Angka tersebut merupakan estimasi awal, bukan patokan harga universal. Cafe perlu menyesuaikannya dengan harga bahan baku, porsi, lokasi, target pasar, dan biaya operasional.
Margin kotor bahan dapat dihitung menggunakan rumus berikut:
Margin kotor = (Harga jual tambahan − Biaya bahan per sajian) ÷ Harga jual tambahan × 100%
Sebagai contoh, jika cloud foam dijual seharga Rp12.000 dan biaya bahannya Rp5.000 per sajian, maka:
Perhitungan ini belum memperhitungkan tenaga kerja, kemasan tambahan, biaya operasional, pajak, dan komponen biaya lainnya. Karena itu, margin aktual perlu dihitung berdasarkan struktur biaya masing-masing bisnis.
Dengan perhitungan yang tepat, cloud foam dapat menjadi pilihan pengembangan menu yang terukur sekaligus memberikan variasi tambahan bagi pelanggan.
Cloud foam merupakan bagian dari perkembangan foam beverage, yaitu kategori minuman yang memanfaatkan busa, krim, atau topping bertekstur untuk memperkaya rasa dan tampilan. Berbagai konsep dapat dikembangkan menggunakan base minuman yang berbeda, sehingga cafe memiliki lebih banyak pilihan untuk berinovasi.
| Tren Minuman | Elemen Foam atau Cream | Inspirasi Pengembangan |
|---|---|---|
| Cloud Macchiato | Cloud foam | Kombinasi espresso, sirup, dan foam |
| Mont Blanc Coffee | Cream float dan orange zest | Eksplorasi kopi dengan topping creamy dan aroma citrus |
| Cheese Tea atau Cheese Coffee | Cheese foam | Kreasi teh dan kopi dengan karakter gurih-creamy |
| Cold Brew Float | Cold foam atau cream topping | Kombinasi kopi dingin dan topping bertekstur |
| Matcha Cloud | Matcha dan cloud foam | Kontras warna hijau matcha dan foam putih |
Semua tren ini punya satu kesamaan: foam atau cream sebagai elemen yang meningkatkan nilai premium dan visual minuman. Cafe yang menguasai teknik foam memiliki keunggulan kompetitif yang nyata.
Cloud Macchiato & Cloud Foam menawarkan peluang bagi cafe untuk mengembangkan minuman dengan tampilan berlapis, tekstur lembut, dan variasi rasa yang lebih beragam. Penerapannya tidak terbatas pada kopi, tetapi juga dapat diperluas ke matcha, taro, hojicha, dan berbagai kreasi minuman dingin.
Kunci keberhasilannya terletak pada pemilihan bahan, konsistensi takaran, teknik pengocokan, serta standar penyajian yang sesuai dengan kebutuhan operasional. Dengan formulasi yang tepat, satu konsep cloud foam dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan beberapa variasi menu maupun pilihan topping tambahan.
VOYA Macchiato Cream dan VOYA Macchiato Cheese dapat menjadi pilihan untuk mengeksplorasi kedua karakter foam tersebut. Macchiato Cream menawarkan profil vanilla creamy yang fleksibel, sementara Macchiato Cheese menghadirkan sentuhan gurih untuk kreasi yang lebih khas.
Kembangkan kreasi foam beverage untuk bisnis Anda bersama VOYA. Jelajahi pilihan bahan minuman dan inspirasi pengembangan menu melalui Voya.co.id untuk menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan cafe Anda.
Cloud Macchiato adalah minuman berbasis espresso yang dikenal luas setelah diperkenalkan Starbucks pada 2019. Minuman ini menggabungkan kopi, sirup, dan cloud foam sebagai topping. Daya tariknya terletak pada lapisan foam yang tebal dan lembut, serta perpaduan tekstur dengan base minuman.
Cloud foam umumnya dirancang untuk menghasilkan tekstur tebal dan ringan dengan bantuan formulasi bahan pembentuk foam. Cold foam biasanya dibuat dengan mengaerasi susu dingin, sedangkan whipped cream menggunakan krim yang dikocok hingga mengembang. Tekstur, rasa, dan kestabilan ketiganya bergantung pada komposisi bahan serta teknik pembuatannya.
VOYA Macchiato Powder merupakan bubuk untuk membantu menyiapkan topping foam pada minuman. Tersedia varian Macchiato Cream dengan karakter vanilla-creamy dan Macchiato Cheese dengan karakter gurih-creamy. Sebagai panduan awal, campurkan 20 g powder dengan 120 ml fresh milk dingin, kemudian kocok menggunakan hand mixer atau frother. Sesuaikan teknik dan durasi pengocokan dengan peralatan serta tekstur yang ingin dicapai.
Takaran awal yang digunakan adalah 20 g VOYA Macchiato Powder dan 120 ml fresh milk dingin. Kocok hingga menghasilkan tekstur yang cukup tebal untuk digunakan sebagai topping. Jika ingin mengubah kekentalan, lakukan penyesuaian susu secara bertahap dan catat hasilnya agar resep dapat digunakan secara konsisten oleh seluruh tim barista.
Ya. Cloud foam dapat digunakan sebagai topping untuk berbagai minuman, termasuk matcha, taro, dan hojicha. Varian Macchiato Cream dapat menjadi pilihan untuk minuman yang membutuhkan karakter vanilla-creamy, sedangkan Macchiato Cheese cocok untuk kreasi dengan profil rasa lebih gurih.
VOYA Macchiato Cream memiliki karakter sweet, creamy, vanilla, smooth, dan milky sehingga fleksibel untuk berbagai kreasi minuman. Sementara itu, VOYA Macchiato Cheese memiliki karakter creamy, rich, milky, dan cheesy. Varian ini ditujukan untuk kreasi minuman yang ingin menonjolkan rasa keju dan dapat menjadi pilihan untuk menu signature.
Harga jual perlu disesuaikan dengan biaya bahan, ukuran sajian, lokasi, target pasar, serta positioning cafe. Sebagai referensi awal dari rancangan menu, Cloud Macchiato dapat diuji pada kisaran Rp40.000–Rp65.000, sedangkan Matcha, Taro, dan Hojicha Cloud Latte dapat diuji pada kisaran Rp42.000–Rp70.000. Untuk cloud foam sebagai add-on, kisaran Rp8.000–Rp18.000 dapat dijadikan titik awal evaluasi. Lakukan pengujian harga dan hitung biaya per sajian sebelum menetapkan harga akhir.