wa wa

Cloud Macchiato & Cloud Foam: Tren Foam Beverage Global dan Cara Menghadirkannya di Cafe

Cloud Macchiato & Cloud Foam: Tren Foam Beverage Global dan Cara Menghadirkannya di Cafe
Date 4 Nov 26

Direview oleh Ignatius Pambudi, Beverages Specialist VOYA

Cloud Macchiato & Cloud Foam menjadi tren minuman yang menarik perhatian industri kopi dan cafe karena menawarkan kombinasi tekstur lembut, tampilan berlapis, dan pengalaman minum yang berbeda. Tidak lagi terbatas pada cappuccino panas, foam kini hadir sebagai topping untuk cold brew, matcha, taro, hojicha, hingga fruit tea. Perkembangan ini membuka peluang bagi pemilik cafe untuk menciptakan menu yang lebih variatif dan memiliki daya tarik visual.

Bagi pelaku usaha, tren cloud foam coffee bukan hanya tentang tampilan minuman yang menarik untuk media sosial. Tekstur foam yang khas juga dapat menjadi pembeda produk, memperkuat positioning menu premium, dan memberikan pengalaman rasa yang lebih beragam kepada pelanggan.

Melalui artikel ini, tim VOYA membahas pengertian Cloud Macchiato dan Cloud Foam, perbedaan foam dengan topping lainnya, cara membuat cloud foam, serta 6 inspirasi menu yang dapat dikembangkan menggunakan VOYA Macchiato Powder.

Apa itu Cloud Macchiato?

Cloud Macchiato mulai dikenal luas setelah Starbucks meluncurkannya pada Maret 2019. Peluncuran tersebut bertepatan dengan kolaborasi bersama Ariana Grande dan menjadikan minuman ini salah satu menu yang banyak diperbincangkan pada masanya. Daya tarik utamanya terletak pada cloud foam, yaitu busa tebal, ringan, dan menyerupai meringue yang disajikan di atas minuman kopi dingin.

Konsep ini memiliki kemiripan dengan leche merengada, minuman susu dengan karakter meringue yang dikenal di Spanyol. Pada versi Starbucks, kombinasi putih telur bubuk (egg white powder) dan susu digunakan untuk menghasilkan foam yang lebih tebal, ringan, dan stabil dibandingkan cold foam biasa.

Secara umum, Cloud Macchiato memadukan beberapa komponen berikut:

  • Base: Espresso yang disajikan dengan es batu.
  • Lapisan tengah: Vanilla syrup atau caramel syrup untuk menambahkan rasa manis.
  • Topping: Cloud foam dengan tekstur lembut dan menyerupai meringue.
  • Garnish: Caramel drizzle untuk varian caramel atau taburan cinnamon untuk varian cinnamon.

Perpaduan kopi, sirup, dan foam menghasilkan tampilan berlapis dengan kontras warna yang menarik. Saat diminum, pelanggan dapat merasakan perubahan karakter rasa dari foam yang lembut hingga cita rasa kopi yang lebih kuat. Kombinasi inilah yang membuat Cloud Macchiato menarik untuk dikembangkan sebagai menu andalan cafe.

Cloud Foam vs Cold Foam vs Whipped Cream: Apa Bedanya?

Cloud foam, cold foam, dan whipped cream sama-sama digunakan sebagai elemen tambahan pada minuman. Namun, ketiganya memiliki perbedaan dari segi bahan, tekstur, stabilitas, dan aplikasi. Memahami perbedaan tersebut membantu barista menentukan topping yang paling sesuai dengan karakter minuman.

AspekCloud FoamCold FoamWhipped Cream
Bahan utamaCampuran dengan bahan pembentuk foam, seperti protein susuSusu dingin yang diaerasiKrim dengan kandungan lemak tinggi
TeksturTebal, ringan, menyerupai meringueRingan, halus, cenderung lebih cairPadat, lembut, dan creamy
StabilitasDapat dirancang untuk mempertahankan bentuk lebih lamaRelatif lebih cepat menyatu dengan minumanBergantung pada komposisi dan proses pengocokan
Karakter rasaCreamy, cenderung manis dan lembutSegar dengan rasa susu yang ringanKaya rasa dan berlemak
TampilanMengembang seperti awanMengalir perlahan di atas minumanMenyerupai krim dekorasi
AplikasiCloud macchiato, matcha cloud, taro cloudCold brew, iced americanoFrappe dan hot chocolate
Cara membuatPowder, susu, dan hand mixer atau frotherSusu dingin dan frotherKrim dan whisk atau mixer


Perbedaan utama cloud foam terletak pada formulasi bahan pembentuk foam dan kemampuannya mempertahankan tekstur. Formulasi yang tepat dapat menghasilkan busa lebih tebal dengan tampilan menyerupai awan, sehingga cocok untuk minuman dingin berlapis.

Stabilitas aktual tetap bergantung pada komposisi bahan, suhu, rasio campuran, dan teknik pengocokan. Karena itu, pemilihan bahan serta prosedur pembuatan yang konsisten menjadi faktor penting ketika cloud foam disajikan dalam operasional cafe.

Mengapa Cloud Foam Menarik untuk Dikembangkan di Cafe Indonesia?

Popularitas cloud foam sejalan dengan perkembangan minuman dingin dan meningkatnya perhatian konsumen terhadap tampilan serta pengalaman minum. Bagi industri cafe di Indonesia, tren ini membuka peluang untuk menghadirkan inovasi menu tanpa harus selalu mengubah keseluruhan base minuman.

  • Pada 2021, Starbucks menyebut bahwa sekitar tiga dari empat minuman yang dijualnya merupakan minuman dingin.
  • National Coffee Association pada 2022 melaporkan bahwa sekitar 30% konsumen kopi di Amerika Serikat mengonsumsi kopi dingin dalam satu hari.
  • Perkembangan cold coffee turut mendorong inovasi pada topping, tekstur, rasa, dan penyajian minuman.
  • Starbucks memprediksi: pada 2030, 50% kopi di Amerika akan dikonsumsi dingin
  • Cold coffee sales terus meningkat setiap tahun sejak 2016

Mengapa Foam Bisa Menjadi Pembeda Menu?

Di tengah persaingan cafe yang semakin beragam, pengembangan menu tidak hanya bergantung pada rasa. Tampilan, tekstur, dan pengalaman pelanggan juga berperan dalam membangun daya tarik produk.

Cloud foam menawarkan tiga potensi nilai tambah bagi bisnis cafe:

  • Visual yang menarik. Kontras antara foam berwarna putih dan base minuman seperti kopi, matcha, atau taro menghasilkan tampilan berlapis yang cocok untuk konten media sosial.
  • Pengalaman rasa yang beragam. Pelanggan dapat menikmati tekstur foam terlebih dahulu, kemudian merasakan perpaduan topping dan base minuman pada setiap tegukan.
  • Peluang positioning premium. Tekstur dan penyajian yang berbeda dapat mendukung pengembangan menu premium, selama kualitas produk, ukuran sajian, dan harga jual sejalan dengan ekspektasi pelanggan.

Dengan pendekatan yang tepat, foam bukan sekadar dekorasi, tetapi juga bagian dari karakter minuman yang dapat memperkuat identitas menu.

Perkembangan Foam Beverage di Indonesia

Konsumen Indonesia semakin familiar dengan minuman yang menggabungkan base berwarna, susu, dan topping bertekstur. Tren seperti matcha cloud, cheese tea, dan cheese coffee menunjukkan bagaimana foam dapat menjadi bagian penting dari pengalaman minum, bukan hanya elemen dekoratif.

Bagi pemilik cafe, perkembangan ini membuka peluang untuk mengadaptasi konsep foam beverage ke berbagai kategori minuman. Kopi, matcha, taro, dan teh dapat dikembangkan dengan topping yang berbeda untuk menciptakan variasi rasa sekaligus memperluas pilihan menu.

VOYA Macchiato Powder: Solusi Praktis untuk Membuat Cloud Foam di Cafe

Membuat cloud foam dari bahan terpisah, seperti putih telur dan susu, membutuhkan formulasi, proses pengocokan, serta kontrol kualitas yang konsisten. Tantangan tersebut semakin terasa saat jam operasional ramai, ketika barista perlu menyiapkan beberapa minuman dalam waktu singkat.

VOYA menghadirkan VOYA Macchiato Powder sebagai pilihan praktis untuk membantu cafe menyiapkan foam dengan proses yang lebih sederhana. Dengan takaran yang terstandar dan penggunaan hand mixer atau frother, bubuk ini dapat membantu menyederhanakan persiapan topping untuk berbagai menu.

Untuk memulai, gunakan panduan takaran dasar 20 g powder dan 120 ml fresh milk per sajian, kemudian sesuaikan teknik pengocokan dengan peralatan dan tekstur yang ingin dicapai. Waktu persiapan sekitar 30–45 detik dapat dijadikan acuan awal dan perlu divalidasi sesuai peralatan serta kondisi operasional masing-masing cafe.

VOYA Macchiato Powder tersedia dalam dua varian, yaitu Macchiato Cream dan Macchiato Cheese, yang memiliki karakter rasa dan aplikasi berbeda.

1. VOYA Macchiato Cream Powder

Profil rasa: Sweet, Creamy, Vanilla, Smooth, Milky

VOYA Macchiato Cream cocok untuk cafe yang membutuhkan foam dengan karakter vanilla dan creamy yang lembut. Rasanya relatif fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai base minuman tanpa terlalu mendominasi cita rasa utama.

Varian ini dapat digunakan untuk mengembangkan cloud macchiato klasik, matcha cloud latte, taro cloud latte, hojicha cloud latte, dan berbagai kreasi minuman dingin lainnya.

Komposisi dan fungsi bahan: 

  • Bahan pengembang yang mengandung protein susu: Membantu pembentukan tekstur foam.
  • Gula: Memberikan rasa manis.
  • Susu skim bubuk: Menambah body dan karakter milky.
  • Krimer nabati yang mengandung protein susu: Mendukung tekstur creamy.
  • Maltodekstrin: Membantu membawa komponen perisa dan mendukung formulasi.
  • Stabilizer: Membantu menjaga konsistensi tekstur.
  • Perisa vanilla sintetis: Memberikan karakter aroma vanilla

Spesifikasi produk: 

  • Berat bersih: 1 kg
  • Umur simpan: 18 bulan
  • Takaran per sajian: 20 g powder + 120 ml fresh milk
  • Peralatan: Hand mixer atau frother
  • Aplikasi: Coffee, matcha, taro, hojicha, dan fruit tea

Untuk melihat detail produk dan mengeksplorasi penggunaannya dalam pengembangan menu, kunjungi VOYA Macchiato Cream. 

2. VOYA Macchiato Cheese Powder

Profil rasa: Creamy, Rich, Smooth,  Milky, Cheesy

VOYA Macchiato Cheese menawarkan karakter foam yang lebih khas dengan perpaduan creamy, gurih, dan sentuhan rasa keju. Dengan kandungan cheese powder sebesar 20%, varian ini cocok untuk cafe yang ingin menghadirkan menu dengan cita rasa lebih kuat dan berbeda dari foam vanilla pada umumnya.

Terinspirasi dari perkembangan cheese tea dan cheese coffee, varian ini dapat digunakan untuk menciptakan kreasi minuman dengan perpaduan rasa manis, creamy, dan gurih yang seimbang.

Komposisi dan fungsi bahan:

  • Bahan pengembang yang mengandung protein susu: Membantu pembentukan foam
  • Keju bubuk (20%): Memberikan karakter rasa keju
  • Gula: Menyeimbangkan rasa
  • Susu skim bubuk: Menambah body dan karakter milky
  • Krimer nabati yang mengandung protein susu: Mendukung tekstur creamy
  • Garam: Membantu menyeimbangkan cita rasa
  • Stabilizer: Membantu menjaga konsistensi foam
  • Perisa vanilla sintetis: Memberikan sentuhan aroma vanilla

Spesifikasi produk: 

  • Berat bersih: 1 kg
  • Umur simpan: 18 bulan
  • Takaran per sajian: 20 g powder + 120 ml fresh milk
  • Peralatan: Hand mixer atau frother
  • Aplikasi: Coffee, matcha, taro, dan oolong tea

Untuk mengeksplorasi varian foam bercita rasa keju, lihat detail VOYA Macchiato Cheese.

Macchiato Cream vs Macchiato Cheese: Mana yang Tepat untuk Cafe?

Pemilihan antara Macchiato Cream dan Macchiato Cheese sebaiknya disesuaikan dengan karakter menu, target pelanggan, dan konsep cafe. Keduanya dapat digunakan untuk menciptakan minuman berlapis, tetapi menghasilkan pengalaman rasa yang berbeda.

AspekMacchiato CreamMacchiato Cheese
Karakter rasaVanilla, creamy, dan manisCreamy, gurih, dengan rasa keju
ProfilLembut dan fleksibelLebih kuat dan khas
Pasangan minumanCoffee, matcha, taro, hojichaCoffee, matcha, oolong tea
Target menuMinuman creamy untuk berbagai segmenMenu signature untuk pecinta cheese tea dan cheese coffee
PositioningCloud beverage klasikKreasi cloud beverage dengan karakter keju
Inspirasi menuCloud Macchiato, X Cloud LatteCheese Macchiato, X Cheese Cloud


Rekomendasi untuk pengembangan menu: Mulailah dengan Macchiato Cream sebagai pilihan utama karena fleksibel untuk berbagai base minuman. Selanjutnya, tambahkan Macchiato Cheese sebagai menu signature atau edisi terbatas untuk menguji respons pelanggan terhadap profil rasa yang lebih gurih.

Strategi ini membantu cafemengembangkan variasi menu secara bertahap tanpa harus langsung memperluas terlalu banyak pilihan topping.

6 Inspirasi Menu Cloud Foam untuk Cafe

VOYA Macchiato Powder dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai foam beverage, tidak hanya berbasis kopi. Berikut enam inspirasi menu yang dapat dijadikan titik awal untuk proses uji coba, penyesuaian rasa, dan pengembangan menu di cafe.

1. Classic Cloud Macchiato

Classic Cloud Macchiato merupakan pilihan untuk cafe yang ingin menghadirkan minuman kopi berlapis dengan karakter espresso, sirup, dan foam lembut. Kombinasi tersebut menghasilkan tampilan kontras sekaligus perpaduan rasa kopi dan vanilla atau caramel.

Bahan:

Cara membuat cloud foam dan meracik minuman:

  1. Campurkan VOYA Macchiato Cream dengan fresh milk, lalu kocok menggunakan frother atau hand mixer hingga terbentuk foam yang lembut dan cukup stabil.
  2. Siapkan gelas berisi es batu dan sirup pilihan.
  3. Tuangkan espresso secara perlahan untuk membentuk lapisan minuman.
  4. Tambahkan cloud foam di bagian atas.
  5. Akhiri dengan butterscotch sauce atau caramel sebagai garnish.

Sesuaikan urutan penuangan dengan efek visual yang ingin dicapai. Untuk pengalaman rasa yang lebih menyatu, pelanggan dapat mengaduk minuman sebelum diminum.

Estimasi harga jual: Rp40.000–Rp65.000 per sajian.

2. Matcha Cloud Latte

Matcha Cloud Latte memadukan warna hijau matcha dengan foam putih yang lembut. Kontras tersebut membuat minuman menarik secara visual sekaligus menawarkan perpaduan rasa matcha yang khas dan tekstur creamy.

Bahan:

  • 3–4 g VOYA Ultimate Matcha Powder
  • 30 ml air bersuhu sekitar 80°C
  • 150 ml fresh milk atau oat milk
  • Es batu secukupnya
  • 20 g VOYA Macchiato Cream
  • 120 ml fresh milk untuk cloud foam

Cara membuat:

  1. Larutkan VOYA Ultimate Matcha Powder dengan air hangat hingga membentuk matcha paste.
  2. Siapkan gelas berisi es batu dan tuangkan susu.
  3. Tambahkan matcha paste, lalu aduk atau atur lapisannya sesuai konsep penyajian.
  4. Kocok VOYA Macchiato Cream bersama fresh milk hingga membentuk foam.
  5. Tuangkan foam perlahan di atas minuman dan tambahkan sedikit matcha powder sebagai garnish.

Hasilnya adalah minuman dengan karakter matcha yang tetap menonjol, dilengkapi lapisan creamy di bagian atas.

Estimasi harga jual: Rp42.000–Rp68.000 per sajian.

Untuk memahami perbedaan bahan dan formulasi matcha yang dapat digunakan dalam pengembangan menu, baca panduan Matcha Powder vs Matcha Latte Powder: Panduan untuk Cafe.

3. Taro Cloud Latte

Taro Cloud Latte menawarkan perpaduan warna ungu dan putih yang menarik. Karakter taro yang lembut berpadu dengan foam creamy sehingga menghasilkan alternatif minuman non kopi untuk pelanggan yang menyukai rasa manis dan milky.

Bahan:

  • 20 g  VOYA Taro Creme Powder
  • 50 ml air panas
  • 150 ml fresh milk
  • Es batu secukupnya
  • 20 g VOYA Macchiato Cream
  • 120 ml fresh milk untuk cloud foam

Cara membuat:

  1. Larutkan VOYA Taro Creme Powder dengan air panas hingga membentuk taro paste.
  2. Siapkan gelas berisi es batu dan fresh milk.
  3. Tambahkan taro paste, kemudian aduk atau atur lapisan sesuai tampilan yang diinginkan.
  4. Kocok VOYA Macchiato Cream dengan fresh milk hingga menghasilkan foam.
  5. Tuangkan foam di atas minuman. Tambahkan sedikit bubuk taro sebagai garnish jika diperlukan.

Menu ini dapat menjadi pilihan untuk memperluas kategori minuman creamy tanpa kopi.

Estimasi harga jual: Rp42.000–Rp68.000 per sajian.

4. Hojicha Cloud Latte

Hojicha Cloud Latte memadukan karakter teh hijau Jepang yang dipanggang dengan foam creamy. Warna cokelat keemasan dari hojicha menghasilkan tampilan yang berbeda dari matcha maupun taro, sehingga cocok untuk cafe yang ingin menawarkan variasi minuman berbasis teh.

Bahan:

  • 15 g VOYA Hojicha Powder
  • 50 ml air panas
  • 150 ml fresh milk
  • Es batu secukupnya
  • 20 g VOYA Macchiato Cream
  • 120 ml fresh milk untuk cloud foam

Cara membuat:

  1. Larutkan VOYA Hojicha Powder dengan air panas hingga membentuk hojicha paste.
  2. Siapkan gelas berisi es batu dan fresh milk.
  3. Tambahkan hojicha paste dan atur lapisan minuman sesuai konsep penyajian.
  4. Kocok VOYA Macchiato Cream dengan fresh milk hingga terbentuk foam.
  5. Tuangkan foam secara perlahan di bagian atas dan tambahkan sedikit hojicha powder sebagai garnish.

Perpaduan rasa teh panggang dan foam creamy memberikan alternatif bagi pelanggan yang ingin menikmati minuman berbasis teh dengan tekstur berbeda.

Estimasi harga jual: Rp42.000–Rp65.000 per sajian.

5. Cold Brew Cheese Cloud

Cold Brew Cheese Cloud menggabungkan karakter kopi yang kaya dengan foam bercita rasa keju. Perpaduan rasa kopi dan gurih-creamy dari Macchiato Cheese dapat menjadi inspirasi menu signature untuk cafe yang ingin mengeksplorasi cheese coffee.

Bahan:

  • 200 ml cold brew
  • 10 ml VOYA Vanilla Syrup, opsional
  • Es batu secukupnya
  • 20 g VOYA Macchiato Cheese
  • 120 ml fresh milk untuk cheese cloud foam
  • Flaky sea salt untuk garnish, opsional

Cara membuat:

  1. Kocok VOYA Macchiato Cheese dengan fresh milk hingga menghasilkan foam.
  2. Siapkan gelas berisi es batu dan tuangkan cold brew.
  3. Tambahkan vanilla syrup jika menginginkan sentuhan manis.
  4. Tuangkan cheese cloud foam di atas cold brew.
  5. Tambahkan sedikit flaky sea salt sebagai garnish jika sesuai dengan profil rasa yang diinginkan.

Minuman dapat disajikan tanpa diaduk agar pelanggan merasakan perbedaan karakter kopi dan cheese foam pada setiap tegukan.

Estimasi harga jual: Rp48.000–Rp70.000 per sajian.

6. Pistachio Cloud Macchiato

Pistachio Cloud Macchiato menggabungkan tren rasa pistachio dengan tampilan cloud foam. Karakter sirup pistachio yang khas dapat dipadukan dengan espresso atau cold brew, sementara foam putih memberikan kontras visual pada minuman.

Bahan:

  • 30 ml VOYA Pistachio Syrup
  • 2 shot espresso (60 ml) atau 200 ml cold brew
  • Es batu secukupnya
  • 20 g VOYA Macchiato Cream
  • 120 ml fresh milk untuk cloud foam
  • Bubuk pistachio untuk garnish, opsional

Cara membuat:

  1. Kocok VOYA Macchiato Cream dengan fresh milk hingga menghasilkan foam.
  2. Siapkan gelas berisi es batu dan VOYA Pistachio Syrup.
  3. Tuangkan espresso atau cold brew sesuai varian yang dipilih.
  4. Tambahkan cloud foam secara perlahan di bagian atas.
  5. Akhiri dengan bubuk pistachio sebagai garnish jika tersedia.

Kombinasi pistachio, kopi, dan foam creamy dapat dikembangkan sebagai menu musiman maupun pilihan signature dengan positioning premium.

Estimasi harga jual: Rp48.000–Rp72.000 per sajian.

Untuk mengeksplorasi penggunaan sirup pistachio pada menu minuman, baca Syrup Pistachio: Panduan untuk Barista dan Pemilik Cafe.

Tabel Takaran Cloud Foam untuk Berbagai Menu

Agar proses produksi lebih konsisten, cafe dapat menggunakan satu formulasi dasar cloud foam untuk beberapa jenis minuman. Takaran berikut merupakan acuan awal yang dapat disesuaikan melalui uji coba resep, ukuran gelas, dan target biaya bahan baku.

MenuBase MinumanTakaran Cloud FoamPowderHarga Jual
Classic Cloud MacchiatoEspresso 60 ml + sirup20 g powder + 120 ml susuMacchiato CreamRp40.000–Rp65.000
Matcha Cloud LatteMatcha paste + susu20 g powder + 120 ml susuMacchiato CreamRp42.000–Rp68.000
Taro Cloud LatteTaro paste + susu20 g powder + 120 ml susuMacchiato CreamRp42.000–Rp68.000
Hojicha Cloud LatteHojicha paste + susu20 g powder + 120 ml susuMacchiato CreamRp42.000–Rp65.000
Cold Brew Cheese CloudCold brew 200 ml20 g powder + 120 ml susuMacchiato CheeseRp48.000–Rp70.000
Pistachio Cloud MacchiatoSirup pistachio + espresso atau cold brew20 g powder + 120 ml susuMacchiato CreamRp48.000–Rp72.000

 

Biaya cloud foam per sajian (20 g VOYA Macchiato Powder + 120 ml susu): Rp4.000–Rp7.000

Cara Membuat Cloud Foam yang Sempurna: Panduan Langkah demi Langkah

Untuk menghasilkan cloud foam dengan tekstur lembut, tebal, dan konsisten, barista perlu memperhatikan suhu susu, takaran bahan, serta teknik pengocokan. Dengan VOYA Macchiato Cream atau VOYA Macchiato Cheese Powder, proses persiapan foam dapat dilakukan menggunakan peralatan sederhana yang umum tersedia di cafe.

Berikut cara membuat cloud foam untuk berbagai kreasi minuman, mulai dari Cloud Macchiato hingga matcha, taro, dan hojicha latte.

Peralatan dan bahan yang dibutuhkan: 

  • 20 g VOYA Macchiato Cream atau VOYA Macchiato Cheese Powder
  • 120 ml fresh milk dingin, sekitar 4–8°C
  • Hand mixer atau electric milk frother
  • Pitcher atau wadah berkapasitas 250–300 ml
  • Sendok makan untuk membantu teknik float

Langkah-langkah membuat cloud foam: 

  1. Suhu susu adalah kunci utama: Gunakan fresh milk langsung dari kulkas. Susu dingin (4–8°C) menghasilkan foam yang jauh lebih tebal dan stabil dibanding susu suhu ruangan. Ini adalah variabel terpenting yang sering diabaikan.
  2. Campurkan powder dan susu: Masukkan 20 g VOYA Macchiato Powder ke dalam pitcher, lalu tuang 120 ml fresh milk dingin. Aduk sebentar dengan sendok untuk mencegah powder menggumpal.
  3. Frother 30–45 detik: Masukkan hand mixer ke dalam campuran. Frother dengan gerakan naik-turun perlahan di awal untuk memasukkan udara, lalu gerakan sirkuler di tengah untuk homogenisasi. Proses total: 30–45 detik.
  4. Cek konsistensi: Miringkan pitcher 45 derajat. Foam yang tepat: mengalir perlahan, tidak langsung tumpah (terlalu cair) dan tidak kaku (terlalu thick). Jika terlalu cair, tambahkan 5 g powder lagi. Jika terlalu thick, tambah 10 ml susu.
  5. Float di atas minuman: Tuang cloud foam menggunakan punggung sendok makan tepat di atas permukaan minuman. Sendok dipegang miring, foam mengalir perlahan dari pinggir sendok ke permukaan minuman. Jangan terburu.
  6. Garnish dan sajikan segera: Garnish dengan drizzle sauce, bubuk matcha/hojicha/pistachio, atau sea salt. Sajikan segera, cloud foam mulai flat setelah 15–20 menit (jauh lebih lama dari cold foam biasa).

Tips Barista Profesional untuk Memaksimalkan Cloud Foam

Selain menggunakan bahan yang sesuai, konsistensi cloud foam juga dipengaruhi oleh alur kerja dan standar penyajian. Berikut beberapa tips untuk membantu barista menjaga kualitas minuman sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

1. Atur batch preparation saat jam ramai

Persiapan bahan dapat direncanakan sesuai perkiraan jumlah pesanan. Sebagai contoh, kebutuhan awal untuk enam sajian adalah 120 g VOYA Macchiato Powder dan 720 ml fresh milk.

Namun, foam yang sudah dibuat sebaiknya tidak langsung disimpan dalam batch besar tanpa pengujian. Tentukan ukuran batch dan batas waktu penggunaan berdasarkan hasil uji stabilitas, prosedur keamanan pangan, serta kondisi penyimpanan dingin. Untuk menjaga tekstur dan kualitas, buat batch yang sesuai dengan kebutuhan aktual selama operasional.

2. Perhatikan suhu penyajian

Suhu mempengaruhi sensasi rasa dan tekstur foam saat dikonsumsi. Gunakan susu dingin untuk persiapan awal, lalu evaluasi hasilnya pada suhu penyajian yang benar-benar digunakan di cafe.

Jika ingin menetapkan suhu penyajian tertentu, lakukan uji coba terhadap tekstur, rasa, dan kestabilan foam. Hindari membiarkan campuran susu berada terlalu lama pada suhu ruang.

3. Tawarkan Macchiato Cheese sebagai pilihan premium

VOYA Macchiato Cheese dapat digunakan untuk menawarkan variasi topping dengan karakter rasa yang lebih gurih dan creamy. Alih-alih sekadar menambahkan topping, cafe dapat menjadikannya opsi peningkatan menu.

Contoh penawaran pada menu:

  • Tambah Cheese Cloud Foam untuk karakter rasa yang lebih gurih.
  • Upgrade ke Cheese Macchiato untuk pengalaman minum yang berbeda.
  • Pilih Macchiato Cream untuk foam vanilla-creamy yang lebih fleksibel.

Harga tambahan sebaiknya ditentukan berdasarkan biaya bahan aktual, porsi, harga jual menu utama, dan daya beli target pelanggan.

4. Manfaatkan kontras warna untuk tampilan menu

Cloud foam dapat memperkuat tampilan minuman melalui perpaduan warna yang kontras, seperti:

  • Matcha Cloud: hijau matcha dan putih.
  • Taro Cloud: ungu taro dan putih.
  • Hojicha Cloud: cokelat hojicha dan putih.
  • Cold Brew Cheese Cloud: cokelat gelap kopi dan putih.

Gunakan gelas transparan agar lapisan minuman terlihat jelas. Tampilan yang menarik juga dapat mendukung pembuatan konten foto dan video untuk media sosial cafe.

5. Berikan panduan singkat kepada pelanggan

Cloud foam menghadirkan tekstur dan karakter rasa yang berbeda dari base minuman. Barista dapat menyarankan pelanggan untuk mencicipi foam terlebih dahulu, kemudian mengaduk minuman agar seluruh lapisan menyatu.

Pendekatan sederhana ini membantu pelanggan memahami karakter minuman sekaligus membuat pengalaman penyajian terasa lebih personal.

6. Gunakan timbangan digital untuk menjaga konsistensi

Takaran 20 g powder sebaiknya ditimbang, bukan diperkirakan menggunakan sendok. Perbedaan jumlah bahan dapat mempengaruhi rasa, tekstur, dan biaya per sajian.

Timbangan digital membantu barista mengikuti resep yang sama pada setiap pesanan, memudahkan pelatihan staf, dan mendukung perhitungan biaya bahan baku secara lebih akurat.

Cloud Foam sebagai Add-On: Strategi Upsell Margin Tinggi

Selain menjadi komponen utama Cloud Macchiato atau Matcha Cloud Latte, cloud foam dapat ditawarkan sebagai tambahan pada minuman yang sudah tersedia di menu. Strategi ini memungkinkan cafe mengeksplorasi variasi produk tanpa harus selalu membuat resep dasar yang benar-benar baru.

Beberapa contoh konsep add-on yang dapat diuji:

  • Cloud Foam: tambahan foam untuk minuman pilihan.
  • Cheese Cloud Foam: topping bercita rasa keju untuk kreasi kopi dan teh.
  • Signature Cloud Upgrade: pilihan topping khusus untuk menu tertentu.

Sebagai gambaran awal, referensi harga yang dapat diuji adalah:

  • Harga jual tambahan Cloud Foam: Rp8.000–Rp15.000
  • Harga jual tambahan Cheese Cloud Foam: Rp10.000–Rp18.000
  • Biaya bahan cloud foam per sajian: Rp4.000–Rp7.000

Angka tersebut merupakan estimasi awal, bukan patokan harga universal. Cafe perlu menyesuaikannya dengan harga bahan baku, porsi, lokasi, target pasar, dan biaya operasional.

Bagaimana Menghitung Margin Add-On Cloud Foam?

Margin kotor bahan dapat dihitung menggunakan rumus berikut:

Margin kotor = (Harga jual tambahan − Biaya bahan per sajian) ÷ Harga jual tambahan × 100%

Sebagai contoh, jika cloud foam dijual seharga Rp12.000 dan biaya bahannya Rp5.000 per sajian, maka:

  • Pendapatan tambahan: Rp12.000
  • Biaya bahan: Rp5.000
  • Selisih sebelum biaya lainnya: Rp7.000
  • Margin kotor berdasarkan biaya bahan: sekitar 58,3%

Perhitungan ini belum memperhitungkan tenaga kerja, kemasan tambahan, biaya operasional, pajak, dan komponen biaya lainnya. Karena itu, margin aktual perlu dihitung berdasarkan struktur biaya masing-masing bisnis.

Dengan perhitungan yang tepat, cloud foam dapat menjadi pilihan pengembangan menu yang terukur sekaligus memberikan variasi tambahan bagi pelanggan.

Hubungan Cloud Foam dengan Tren Foam Beverage Lainnya

Cloud foam merupakan bagian dari perkembangan foam beverage, yaitu kategori minuman yang memanfaatkan busa, krim, atau topping bertekstur untuk memperkaya rasa dan tampilan. Berbagai konsep dapat dikembangkan menggunakan base minuman yang berbeda, sehingga cafe memiliki lebih banyak pilihan untuk berinovasi.

Tren MinumanElemen Foam atau CreamInspirasi Pengembangan
Cloud MacchiatoCloud foamKombinasi espresso, sirup, dan foam
Mont Blanc CoffeeCream float dan orange zestEksplorasi kopi dengan topping creamy dan aroma citrus
Cheese Tea atau Cheese CoffeeCheese foamKreasi teh dan kopi dengan karakter gurih-creamy
Cold Brew FloatCold foam atau cream toppingKombinasi kopi dingin dan topping bertekstur
Matcha CloudMatcha dan cloud foamKontras warna hijau matcha dan foam putih


Semua tren ini punya satu kesamaan: foam atau cream sebagai elemen yang meningkatkan nilai premium dan visual minuman. Cafe yang menguasai teknik foam memiliki keunggulan kompetitif yang nyata.

Kesimpulan

Cloud Macchiato & Cloud Foam menawarkan peluang bagi cafe untuk mengembangkan minuman dengan tampilan berlapis, tekstur lembut, dan variasi rasa yang lebih beragam. Penerapannya tidak terbatas pada kopi, tetapi juga dapat diperluas ke matcha, taro, hojicha, dan berbagai kreasi minuman dingin.

Kunci keberhasilannya terletak pada pemilihan bahan, konsistensi takaran, teknik pengocokan, serta standar penyajian yang sesuai dengan kebutuhan operasional. Dengan formulasi yang tepat, satu konsep cloud foam dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan beberapa variasi menu maupun pilihan topping tambahan.

VOYA Macchiato Cream dan VOYA Macchiato Cheese dapat menjadi pilihan untuk mengeksplorasi kedua karakter foam tersebut. Macchiato Cream menawarkan profil vanilla creamy yang fleksibel, sementara Macchiato Cheese menghadirkan sentuhan gurih untuk kreasi yang lebih khas.

Kembangkan kreasi foam beverage untuk bisnis Anda bersama VOYA. Jelajahi pilihan bahan minuman dan inspirasi pengembangan menu melalui Voya.co.id untuk menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan cafe Anda.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Cloud Macchiato & Cloud Foam

Apa itu Cloud Macchiato?

Cloud Macchiato adalah minuman berbasis espresso yang dikenal luas setelah diperkenalkan Starbucks pada 2019. Minuman ini menggabungkan kopi, sirup, dan cloud foam sebagai topping. Daya tariknya terletak pada lapisan foam yang tebal dan lembut, serta perpaduan tekstur dengan base minuman.

Apa perbedaan Cloud Foam, Cold Foam, dan Whipped Cream?

Cloud foam umumnya dirancang untuk menghasilkan tekstur tebal dan ringan dengan bantuan formulasi bahan pembentuk foam. Cold foam biasanya dibuat dengan mengaerasi susu dingin, sedangkan whipped cream menggunakan krim yang dikocok hingga mengembang. Tekstur, rasa, dan kestabilan ketiganya bergantung pada komposisi bahan serta teknik pembuatannya.

Apa itu VOYA Macchiato Powder dan bagaimana cara menggunakannya?

VOYA Macchiato Powder merupakan bubuk untuk membantu menyiapkan topping foam pada minuman. Tersedia varian Macchiato Cream dengan karakter vanilla-creamy dan Macchiato Cheese dengan karakter gurih-creamy. Sebagai panduan awal, campurkan 20 g powder dengan 120 ml fresh milk dingin, kemudian kocok menggunakan hand mixer atau frother. Sesuaikan teknik dan durasi pengocokan dengan peralatan serta tekstur yang ingin dicapai.

Berapa takaran VOYA Macchiato Powder untuk membuat cloud foam?

Takaran awal yang digunakan adalah 20 g VOYA Macchiato Powder dan 120 ml fresh milk dingin. Kocok hingga menghasilkan tekstur yang cukup tebal untuk digunakan sebagai topping. Jika ingin mengubah kekentalan, lakukan penyesuaian susu secara bertahap dan catat hasilnya agar resep dapat digunakan secara konsisten oleh seluruh tim barista.

Apakah cloud foam bisa digunakan untuk matcha, taro, dan hojicha?

Ya. Cloud foam dapat digunakan sebagai topping untuk berbagai minuman, termasuk matcha, taro, dan hojicha. Varian Macchiato Cream dapat menjadi pilihan untuk minuman yang membutuhkan karakter vanilla-creamy, sedangkan Macchiato Cheese cocok untuk kreasi dengan profil rasa lebih gurih.

Apa perbedaan VOYA Macchiato Cream dan VOYA Macchiato Cheese?

VOYA Macchiato Cream memiliki karakter sweet, creamy, vanilla, smooth, dan milky sehingga fleksibel untuk berbagai kreasi minuman. Sementara itu, VOYA Macchiato Cheese memiliki karakter creamy, rich, milky, dan cheesy. Varian ini ditujukan untuk kreasi minuman yang ingin menonjolkan rasa keju dan dapat menjadi pilihan untuk menu signature.

Berapa harga jual Cloud Macchiato yang ideal untuk cafe?

Harga jual perlu disesuaikan dengan biaya bahan, ukuran sajian, lokasi, target pasar, serta positioning cafe. Sebagai referensi awal dari rancangan menu, Cloud Macchiato dapat diuji pada kisaran Rp40.000–Rp65.000, sedangkan Matcha, Taro, dan Hojicha Cloud Latte dapat diuji pada kisaran Rp42.000–Rp70.000. Untuk cloud foam sebagai add-on, kisaran Rp8.000–Rp18.000 dapat dijadikan titik awal evaluasi. Lakukan pengujian harga dan hitung biaya per sajian sebelum menetapkan harga akhir.